SPBU Simpang Bangkal Tutup Lebih Sebulan, Warga Minta Perhatian Serius Instansi Terkait

Headline91 Dilihat
banner 468x60
SERUYAN, ProBorneo.id – SPBU dengan nomor 65.742.002 yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman KM 65 Desa Bangkal telah tutup lebih dari sebulan. Penutupan yang berlangsung cukup lama ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan warga terkait penyebab dan kepastian kapan SPBU akan kembali beroperasi.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola maupun instansi terkait. Kondisi tersebut membuat warga bertanya-tanya, terutama mengingat SPBU Simpang Bangkal selama ini menjadi tumpuan utama masyarakat sekitar untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi.

Karuna Mardiansyah, salah seorang warga setempat, mengeluhkan dampak dari penutupan SPBU tersebut. Menurutnya, warga terpaksa mencari BBM ke desa tetangga seperti Desa Selunuk dan Simpang Sebabi yang jaraknya cukup jauh dari Simpang Bangkal.

banner 336x280

“Kalau mau ngisi BBM subsidi kami harus ke desa tetangga. Jaraknya jauh, belum lagi antreannya panjang. Ini sangat menyulitkan warga yang setiap hari butuh BBM untuk aktivitas,” ujar Karuna, Jum’at (22/5).

Baca Juga :  Kapolres Berpesan Kedepankan Profesionalisme Dalam Rangka Operasi Ketupat Telabang 2026

Selain harus menempuh jarak lebih jauh, warga juga terpaksa membeli BBM eceran dengan harga tinggi. Karuna menyebut harga BBM di pengecer bisa mencapai Rp20.000 per liter, jauh di atas harga resmi yang ditetapkan pemerintah.

Warga berharap instansi terkait segera memberikan perhatian khusus terhadap penutupan SPBU Simpang Bangkal. Mereka meminta agar penyebab penutupan diungkap secara transparan dan solusi cepat diberikan, sehingga kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi dengan mudah dan harga terjangkau.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *