KOTIM, ProBorneo.id – Dermaga penyeberangan yang terletak di RT 3 Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, kini dalam kondisi memprihatinkan. Kondisi tersebut banyak dikeluhkan warga setempat.
Sejumlah papan lantai dari kayu ulin yang menjadi alas dermaga sudah banyak yang hilang, menyisakan celah berbahaya bagi pengguna jasa penyeberangan. Kerusakan tersebut membuat aktivitas warga yang bergantung pada dermaga menjadi terganggu.
Dermaga ini merupakan akses vital bagi masyarakat Mentaya Seberang untuk menyeberang maupun menurunkan barang, sehingga kondisi lantai yang tidak utuh berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Mufti, tokoh pemuda setempat, menyayangkan kondisi dermaga yang dibiarkan rusak. Menurutnya, papan ulin yang hilang tidak kunjung diganti meskipun dermaga setiap hari dilalui warga. Ia menilai hal ini mencerminkan kurangnya perhatian terhadap fasilitas umum di wilayahnya.
“Ini sungguh memprihatinkan. Dermaga ini digunakan setiap hari oleh masyarakat, tapi papan lantainya sudah banyak yang hilang. Kami berharap pihak berwenang segera memperhatikan kondisi dermaga saat ini,” ujar Mufti, Jum’at (22/5).
Warga Mentaya Seberang berharap perbaikan dapat dilakukan secepatnya agar aktivitas penyeberangan kembali aman dan nyaman. Mereka juga meminta perawatan berkala agar kerusakan serupa tidak terulang, mengingat dermaga merupakan sarana penting penunjang mobilitas warga di Kecamatan Seranau.













