Harga TBS Sawit Turun Drastis, Petani Keluhkan Pendapatan Menurun

Berita, Headline52 Dilihat
banner 468x60
SERUYAN, ProBorneo.idPetani sawit mengeluhkan turunnya harga jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dalam beberapa hari terakhir. Penurunan harga tersebut cukup memberatkan para petani, terutama bagi mereka yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari hasil panen sawit.

Menurut salah seorang petani sawit dari Kota Besi, Ali mengatakan, harga buah sawit yang sebelumnya mencapai Rp3.390 per kilogram kini turun drastis menjadi Rp2.520 per kilogram. Saat ditanya buah kelapa sawit miliknya dijual ke mana, Ali mengaku hasil panennya dijual ke PT Agro Indomas.

“Beberapa hari lalu harga masih Rp3.390, sekarang turun jadi Rp2.520. Tentu ini sangat terasa bagi kami para petani,” ujarnya, kepada media ProBorneo.id saat mengisi BBM di Jalan Jenderal Sudirman KM 65,  Jum’at (22/5).

banner 336x280

Ia berharap pihak pemerintah maupun pihak perusahaan dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut, sehingga harga TBS sawit bisa kembali stabil dan tidak terus mengalami penurunan yang merugikan petani.

Baca Juga :  Siap Jaga Marwah Adat, Redes Nehang Maju Calon Damang Seruyan Raya

Ali menambahkan, turunnya harga TBS sawit juga berdampak pada menurunnya pendapatan petani di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat. Selain biaya perawatan kebun, para petani juga harus mengeluarkan biaya angkut dan upah pekerja yang tidak sedikit.

Sejumlah petani lainnya di wilayah Seruyan juga mengaku berharap adanya transparansi informasi terkait penetapan harga sawit, sehingga petani dapat mengetahui penyebab turunnya harga di tingkat pabrik. Mereka berharap harga sawit dapat kembali membaik agar perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor perkebunan tetap stabil.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *