Berita Utama

Camat Seruyan Raya Kawal 6 Warga Bangkal, Dorong Restorative Justice

‎SERUYAN, ProBorneo.id – Camat Seruyan Raya, Zainal Arifin, turun langsung mengawal penanganan 6 warga Desa Bangkal yang diamankan aparat usai bentrokan di areal PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX. Ia memastikan pemerintah kecamatan tidak tinggal diam dan terus berkoordinasi dengan kepolisian agar situasi di lapangan tetap terkendali dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

‎Zainal mengungkapkan, pihak kepolisian melalui penyidik sudah menyiapkan draf penanganan perkara tersebut. Draf itu menjadi dasar bagi semua pihak untuk melangkah secara terukur, baik dari sisi penegakan hukum maupun dari sisi penyelesaian sosial di tingkat masyarakat. “Penyidik sudah menyiapkan draf terkait penanganan tersebut, dan kami dari kecamatan terus mengikuti perkembangannya,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).
‎
‎Fokus utama pemerintah kecamatan saat ini, kata Zainal, adalah mencari solusi jangka pendek agar situasi segera kondusif. Warga yang diamankan diharapkan bisa segera pulang dengan tenang, keluarga tidak resah, dan aktivitas masyarakat di Bangkal kembali normal. Untuk itu, komunikasi dengan keluarga warga yang ditahan terus dipantau agar tidak muncul kabar liar yang memperkeruh suasana.
‎
‎Namun di balik upaya jangka pendek itu, Zainal menegaskan pemerintah daerah juga tidak menutup mata terhadap akar masalahnya. Solusi jangka panjang tengah dipikirkan bersama pihak terkait, termasuk PT Agrinas, agar konflik klaim lahan yang sudah berulang ini tidak terus berputar pada penangkapan dan bentrokan.
‎
‎Di tengah proses hukum yang masih berjalan melalui laporan yang masuk, pihak kecamatan mengawal agar mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice bisa dipertimbangkan. Bagi Zainal, pendekatan itu dinilai paling proporsional untuk meredakan ketegangan, karena warga bisa kembali tenang tanpa harus meninggalkan luka baru di tengah masyarakat.

Admin

Recent Posts

PERKARA TAMBANG PT.INVESTASI MANDIRI, KEJAR MEREKA YANG TERLIBAT TANPA PANDANG BULU

PALANGKA RAYA, ProBorneo.id – Persidangan perkara tindak pidana korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palangka…

3 jam ago

Kades Bangkal: Konflik Agraria di Bekas Lahan Sitaan PKH Jangan Dibiarkan Menjadi Bom Waktu

SERUYAN, ProBorneo.id – Kepala Desa Bangkal, Supardi, angkat bicara terkait penangkapan 6 warga Bangkal di…

6 jam ago

Ancaman Pemerintahan Bayangan, Fenomena Lingkaran Terdekat Atau Ring 1 Gubernur Kalteng

PALANGKA RAYA, ProBorneo.id - Mencermati kasus yang menimpa Presiden Prabowo Subianto yang dikhianati oleh pembantu…

7 jam ago

Ketua TBBR Seruyan: Tidak Ada Penculikan dan Penganiayaan, Hanya Rebutan HP di Tengah Kerumunan

  SERUYAN, ProBorneo.id – Ketua TBBR Kabupaten Seruyan, A. Bujianto, kembali memberikan klarifikasi sebagai pendamping…

8 jam ago

Damang Seruyan Raya: Jika Masyarakat Tak Boleh Menikmati Hasil Sitaan Negara, Tebang Saja Semua Sawitnya, Hutankan Kembali

SERUYAN, ProBorneo.id – Suasana mediasi di Polsubsektor Seruyan Raya, Selasa (3/11/2026), sempat memanas saat Pemangku…

17 jam ago

PT Agrinas Bantah Culik 6 Warga Bangkal, Sebut Penangkapan Sesuai Prosedur Pengamanan

SERUYAN, ProBorneo.id – Manajemen PT Agrinas Palma Nusantara Regional IX akhirnya buka suara terkait kabar…

18 jam ago