Tuntutan Warga Seruyan Sampai ke Gubernur, Direktur PT BAP Bakal Dipanggil

banner 468x60
PALANGKA RAYA, ProBorneo.idTuntutan plasma persen warga Seruyan terhadap PT Binasawit Abadi Pratama (PT BAP) kini mendapat perhatian serius dari Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah.

Ketua DAD Provinsi yang juga Gubernur Kalimantan Tengah, melalui Sekretaris DAD menyampaikan bahwa pihaknya sudah memantau perkembangan permasalahan yang terjadi di Seruyan.

Menurut Sapriyadi, dari hasil pertemuan  dengan Sekretaris DAD di Palangka Raya, bahwa pihaknya memastikan akan segera melakukan pemanggilan para pihak, baik dari tiga desa yang menuntut yakni Desa Bangkal, Desa Selunuk, dan Desa Rungau Raya, bahkan akan memanggil langsung Direktur perusahaan PT BAP.

banner 336x280

Ia menambahkan, ketika ditanya apakah penyelesaian permasalahan ini akan ditempuh lewat jalur pemerintahan atau jalur adat, Sapriyadi memberikan jawaban bisa lewat keduanya.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Bangkal dan Pengurus Koperasi Sepakat Tolak Audensi ke Tiga Kementrian di Jakarta

“Saat  menjawab pertanyaan dari Sekretaris DAD kalau bisa dua-duanya, yang mana lebih cepat,” ujar Sapriyadi, Kamis (17/9/2026).

Ia menambahkan, jika permasalahan ini tidak menemui temu melalui jalur pemerintahan, maka pihaknya akan meminta penyelesaian lewat sidang adat.

“Namun jika perusahaan sulit, maka kita minta lewat sidang adat saja,” tegasnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa DAD Provinsi Kalimantan Tengah tidak akan tinggal diam dan akan mengambil peran aktif untuk menyelesaikan konflik plasma yang telah berlarut-larut antara warga dan PT BAP di Kabupaten Seruyan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *