Categories: Headline

Puluhan Saksi Sudah Diperiksa Oleh Kejati Kalteng Terkait Dugaan Korupsi Alat Berat Rp20 Miliar Pemkab Kotim

ProBorneo.id – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kejati Kalteng) masih mendalami dugaan korupsi pengadaan alat berat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) dan sudah ada sekitar sepuluh saksi yang diperiksa.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalteng, Wahyudi Eko Husodo menyebutkan terkait dugaan kasus ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang dipanggil.

“Kotim itu sekitar 10-an saksi sudah. Kita pelan-pelan, tak bisa sekalian tiga (kasus berbeda yang ditangani Kejati) langsung jadi, jadi harus satu-satu dulu,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Dijelaskannya,Kotim masih jalan, belum mulai penyidikan, masih penyelidikan. Karena sumber daya juga, fokusnya dua dulu, selanjut (baru Kotim).

Sebelumnya, penyidik telah memanggil sejumlah anggota DPRD Kotim untuk dimintai keterangan atas perkara tersebut.

“Iya sudah ada beberapa anggota DPRD Kotim yang telah dipanggil untuk memberikan keterangan,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kalteng, Dodik Mahendra, Sabtu (23/8/2025).

Namun, Dodik enggan mengungkap identitas para legislator yang diperiksa. Ia hanya menegaskan, proses masih berjalan.

“Saat ini masih tahap penyelidikan, ada beberapa pihak terkait juga yang akan dimintai keterangan sampai nantinya ditemukan kesimpulan yang valid terhadap kasus ini,” ujarnya.

Selain DPRD, sejumlah pejabat teknis di lingkup Dinas Pertanian juga sudah diperiksa, mulai dari kepala bidang hingga kepala dinas.

Pengadaan alat berat tersebut berlangsung selama tiga tahun dengan total anggaran hampir Rp20 miliar. Pada 2021, pemerintah daerah membeli tiga unit excavator senilai Rp3,2 miliar. Setahun kemudian, jumlahnya naik menjadi 12 unit senilai Rp14,4 miliar. Sedangkan pada 2023, hanya dua unit dibeli dengan nilai Rp2,4 miliar. Totalnya, 17 unit excavator dengan nilai hampir Rp20 miliar.

Penyidik Kejati Kalteng masih menelusuri dugaan adanya unsur pidana dan mengidentifikasi pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

Admin

Share
Published by
Admin

Recent Posts

Mas Anto Usung Visi Desa Selunuk Maju dan Mandiri, Dorong Kepemimpinan Muda Inovatif

SERUYAN, ProBorneo.id - Calon Kepala Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Mas Anto, resmi memaparkan visi…

3 jam ago

Polres Seruyan Kembali Tabuh Genderang Perang, Dua Pengedar Sabu di Bangkal Seruyan Raya Dibekuk

SERUYAN,ProBorneo.id - Genderang perang terhadap peredaran narkoba jenis sabu terus ditabuh Polres Seruyan. Terbaru, Unit…

17 jam ago

Khoirul Anam Calon Kades Nomor Urut 1: Siap Bawa Perubahan Nyata Untuk Warga

SERUYAN, ProBorneo.id - Calon Kepala Desa Sukamulya nomor urut 1, Khoirul Anam, menyatakan kesiapannya membawa…

2 hari ago

Amin Alim Dapat Nomor Urut 3, Siap Bertarung di Pilkades Mekar Indah dengan Visi Desa Maju dan Mandiri

SERUYAN, ProBorneo.id - Panitia Pemilihan Kepala Desa Mekar Indah, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, telah menggelar…

2 hari ago

17 Kasus DBD Ditemukan di PT Sawitmas Nugraha Perdana, Puskesmas Terawan Lakukan Fogging dan PSN

SERUYAN, ProBorneo.id - Puskesmas Terawan, Kecamatan Seruyan Raya, menemukan 17 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)…

2 hari ago

Panlih Kades Bangkal Umumkan Hasil Seleksi, 5 Nama Lolos dan 2 Nama Gugur

SERUYAN, ProBorneo.id - Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panlih Kades) Bangkal resmi menetapkan lima calon Kepala…

3 hari ago