Categories: Headline

Penemuan Mayat Korban Tenggelam di Pantai Bakau, Diduga Mayat Penumpang Kapal KM Dharma Rucitra VI

ProBorneo.id-Warga Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan dikagetkan dengan penemuan mayat, Jum’at (5/9/2025). Sosok mayat yang diidentifikasi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan tergeletak di Pantai Sungai Bakau sore sekitar pukul 16.40 WIB.

Berdasarkan rilis dari Satuan Polairud Polres Seruyan bahwa pada hari Jumat, 05 September 2025 pukul 16.40 WIB, di Pantai Bakau telah ditemukan mayat jenis kelamin laki- laki memakai sepatu putih, celana jeans biru dan kaos coklat dengan posisi terlentang. diduga mayat tersebut adalah penumpang kapal KM Dharma Rucitra VI yang dioperasikan oleh PT Dharma Laut Utama, berlayar dari Sampit menuju Semarang. Adapun Korban melompat ke laut pada titik koordinat 03°18.087″S – 113°05.295T di muara perairan Sampit Kabupaten Kotim.

Dari identitas yang ditemukan, diketahui data korban dengan nama Sefnat Onesimus dengan Tempat dan Tanggal Lahir, Kupang, 24-09-1983. Dan Kartu Tanda Penduduk beralamat di Jalan Banuriyadi Kadir No. 33 RT.006/005 Kelurahan Sukolilo Baru Kecamatan Bulak Kota Surabaya.

Kronologis kejadian, pada hari Senin, 01 September 2025 sekitar pukul 01.30 WIB, KM Dharma Rucitra VI berlayar dari Pelabuhan Sampit menuju ke Pelabuhan Semarang. Pukul 06.10 WIB, korban sempat diperiksa kesehatan oleh Mantri kapal setelah mendapatkan laporan bahwa ada orang mengalami kesakitan/mengalami gangguan mental. Dan pada pukul 06.13 WIB korban tiba-tiba berlari keluar dan langsung melompat ke laut. Petugas cleaning service kapal sempat menahan korban tetapi korban lebih dulu melompat ke laut.

 

Lebih lanjut, security jaga segera melemparkan lifebuoy ditempat korban melompat ke laut. Mendapatkan laporan dari security jaga, perwira jaga kapal melaporkan kejadian tersebut ke Nahkoda. Nahkoda lalu melakukan manuver untuk melakukan pencarian terhadap korban. Lalu  kapal bermanuver sebanyak 3 kali dan melaksanakan pencarian ditempat jatuhnya korban tetapi korban tidak ditemukan. Kemudian Nahkoda melaporkan kejadian tersebut ke kantor cabang DLU Sampit. Setelah berkoordinasi dengan kantor cabang DLU Sampit, KM. Dharma Rucitra VI melanjutkan pelayaran ke Pelabuhan Semarang. Pada hari jumat tgl 5 september 2025 skj 16.40 wib Korban di temukan di Pantai Bakau dalam keadaan meninggal dunia,  kemudian dilaporkan ke Polres Seruyan selanjutnya dilakukan Olah TKP dari Tim Identifikasi Polres Seruyan, kemudian  Mayat dibawa ke RSUD Kuala Pembuang untuk dilakukan Visum namun keluarga korban menolak untuk diautopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Admin

Recent Posts

DPW dan DPC APRI se-Kalteng Dikukuhkan, Wujudkan Tambang Rakyat Legal dan Berkelanjutan

PALANGKA RAYA, ProBorneo.id – Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta Dewan Pimpinan Cabang…

20 jam ago

Digerebek di Lanpasa, Satresnarkoba Polres Seruyan Amankan 2 Terduga Pengedar Sabu

SERUYAN, ProBorneo.id – Satresnarkoba Polres Seruyan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Dua terduga pelaku pengedar…

3 hari ago

Permudah Warga, Satlantas Polres Seruyan Gelar Samsat Keliling di Desa Bangkal

SERUYAN, ProBorneo.id – Satuan Lalu Lintas Polres Seruyan kembali menggelar pelayanan Samsat Keliling untuk mendekatkan…

3 hari ago

Pemdes Terawan Gelar Majelis Ta’lim dan Haul Guru Kapuh, Hadirkan Guru Yanor dari Kalua

SERUYAN, ProBorneo.id – Pemerintah Desa Terawan bekerjasama dengan Koperasi Maju Jaya Terawan serta warga setempat…

4 hari ago

Target Operasi Tertangkap! Sabu 25,23 Gram Dibongkar dari Celana Hingga Bagasi Innova

SERUYAN, ProBorneo.id – Upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Seruyan kembali membuahkan hasil. Satresnarkoba Polres Seruyan…

4 hari ago

Amin Alim Menang Telak di Pilkades Desa Mekar Indah dengan 45,22% Suara

SERUYAN, ProBorneo.id – Warga Desa Mekar Indah, Kecamatan Seruyan Hilir Timur telah menentukan pilihan. Dalam…

5 hari ago