Gubernur Kalteng Ancam Berkantor DI KM 79 Jika PT BAP Ingkar Janji

"Jangan Sampai Mereka Ini Kayak Penjajah, Penjajahan Harus Dihapuskan"

banner 468x60
SERUYAN, ProBorneo.id – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan komitmennya mengawal tuntutan plasma 20 persen masyarakat terhadap PT Binasawit Abadi Pratama (BAP).

Ia bahkan mengancam akan berkantor langsung di KM 79 jika perusahaan kembali membohongi masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur dalam pertemuan mediasi di Kecamatan Seruyan Raya, Jumat (9/10/2026), yang membahas dua opsi penyelesaian plasma PT BAP.

banner 336x280

Gubernur menyebut, opsi yang diusulkan Bupati Seruyan sudah bagus, namun praktiknya terlalu lama. Sementara opsi kedua dinilai lebih cepat untuk direalisasikan.

“Kalau saya sih dukung punya Bupati itu sudah bagus. Tapi praktiknya terlalu lama. Kalau ini agak lebih cepat. Saya melihat ini sebenarnya besar sekali uangnya,” ujar Gubernur dalam penyampaiannya dihadapan ribuan massa dari 4 desa.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Posko GDAN di Puntun, Perang Total Lawan Narkoba Dimulai!

Gubernur meminta agar kesepakatan yang ditandatangani diberi waktu satu bulan. Jika dalam satu bulan opsi pertama tidak terealisasi, maka opsi kedua harus langsung dijalankan. Ia menegaskan tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut-larut.

“Saya akan berkantor di sini langsung. Kalau sampai bohong, berarti menambah musuh dia. Saya yakin bisa,” tegasnya.

Ia mengaku telah melakukan pengecekan serius sebelum mengeluarkan komitmen tersebut, termasuk mengecek laporan hingga kasus di Pangkalan Bun yang sudah ditutup.

Ia meminta masyarakat pulang dengan tertib dan memberi kesempatan kepada perusahaan untuk memenuhi janjinya.

Di akhir pidatonya, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga iklim investasi dan akan memberi karpet merah kepada investor. Namun perusahaan juga wajib menjalankan kewajibannya, termasuk ketenagakerjaan, CSR, dan tenaga lokal.

Baca Juga :  Bentuk Tanggung Jawab Sosial, PT KSI Bangun Gazibo untuk Desa Tabiku

“Mereka juga harus menjaga kewajibannya. Jangan sampai mereka ini kayak penjajah. Penjajahan harus dihapuskan,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *