SERUYAN, ProBorneo.id – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan bersama Barisan Pertahanan Masyarakat Adat (Batamad) menggelar kegiatan penyuluhan bahaya narkoba bagi pelajar SMPN 1 Seruyan Raya, Kamis (21/5).
Pengurus DAD Kabupaten Seruyan mengatakan, kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman tentang dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan.
“Dalam materi yang kami sampaikan, disini kami menekankan dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, dan masa depan pelajar,” jelasnya.
Pemateri lainnya juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, keluarga serta sekolah dalam pencegahan.
Pada penyuluhan tersebut, para siswa diajak mengenali risiko kecanduan dan konsekuensi hukum yang mengintai pelaku penyalahgunaan maupun pengedar. Dalam sesi dialog, siswa aktif bertanya tentang cara menolak ajakan teman sebaya dan langkah yang harus dilakukan jika mengetahui peredaran narkoba di lingkungan sekolah. Pemateri lainnya juga menekankan pentingnya keberanian melapor dan peran aktif keluarga serta sekolah dalam pencegahan.
Kepala SMPN 1 Seruyan Raya, Nikon menyambut baik kegiatan ini dan berharap penyuluhan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan pelajar.
“Pihak sekolah juga berkomitmen mengintegrasikan materi pencegahan narkoba ke dalam kegiatan pembinaan siswa,” ungkapnya.
DAD Seruyan dan Batamad menyatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan di sekolah-sekolah lain di wilayah Seruyan. Upaya ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan jauh dari jerat narkoba.


















