Ultimatum 1 Bulan Kepada PT BAP, Agustiar Sabran: Yang Datang Ini Gubernur Bukan Preman 

banner 468x60
SERUYAN, ProBorneo.id – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran pasang badan dan pasang taruhan. Ia menegaskan jika PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) Sinarmas Group kembali ingkar janji plasma 20 persen, dirinya siap berkantor langsung di Km 79 Kecamatan Seruyan Raya.

Pernyataan keras itu disampaikan Agustiar dengan kalimat menohok, “Yang datang ini Gubernur bukan preman,” saat memimpin mediasi bersama Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda di hadapan warga, Jumat (9/10/2026).

Ultimatum satu bulan pun resmi diteken dalam Komitmen Bersama penyelesaian kewajiban plasma.Komitmen tersebut memuat dua opsi. Opsi pertama, realisasi fisik kebun plasma 20 persen selambatnya satu bulan.

banner 336x280

Jika gagal, opsi kedua dijalankan: pembagian SHU Rp 1 juta per bulan per penerima, Kebun Kas Desa 10 hektare, serta CSR excavator dan dump truk.

Baca Juga :  TP-PKK Kelurahan Kuala Kuayan Bagikan 190 Paket Takjil, Masyarakat Sambut dengan Antusias

Gubernur mengancam, jika kedua opsi itu kembali dibohongi, ia akan berkantor di lokasi aksi.

Mendapat jaminan langsung dari orang nomor satu di Kalteng itu, warga Bangkal akhirnya sepakat meninggalkan tenda perjuangan yang telah mereka dirikan selama satu bulan. Mereka memilih pulang dan memberi kesempatan kepada pemerintah untuk mengawal janji perusahaan.

Namun suasana berbeda datang dari warga Desa Selunuk. Di tengah euforia kesepakatan Bangkal, warga Selunuk masih meragukan janji penyelesaian tersebut.

Mereka menilai tuntutan utama mereka belum diprioritaskan dan khawatir hanya menjadi penonton dari komitmen yang diteken di Bangkal.

Kini bola panas ada di tangan PT BAP. Warga menunggu bukti, bukan janji. Jika dalam satu bulan tidak ada realisasi, Gubernur telah berjanji akan turun langsung berkantor di Km 79, dan aksi yang lebih besar bisa saja kembali meledak.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *