SERUYAN, ProBorneo.id - Masyarakat di wilayah Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut diperparah…
Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola maupun instansi terkait. Kondisi tersebut membuat warga bertanya-tanya, terutama mengingat SPBU Simpang Bangkal selama ini menjadi tumpuan utama masyarakat sekitar untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi.
Karuna Mardiansyah, salah seorang warga setempat, mengeluhkan dampak dari penutupan SPBU tersebut. Menurutnya, warga terpaksa mencari BBM ke desa tetangga seperti Desa Selunuk dan Simpang Sebabi yang jaraknya cukup jauh dari Simpang Bangkal.
“Kalau mau ngisi BBM subsidi kami harus ke desa tetangga. Jaraknya jauh, belum lagi antreannya panjang. Ini sangat menyulitkan warga yang setiap hari butuh BBM untuk aktivitas,” ujar Karuna, Jum’at (22/5).
Selain harus menempuh jarak lebih jauh, warga juga terpaksa membeli BBM eceran dengan harga tinggi. Karuna menyebut harga BBM di pengecer bisa mencapai Rp20.000 per liter, jauh di atas harga resmi yang ditetapkan pemerintah.
Warga berharap instansi terkait segera memberikan perhatian khusus terhadap penutupan SPBU Simpang Bangkal. Mereka meminta agar penyebab penutupan diungkap secara transparan dan solusi cepat diberikan, sehingga kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi dengan mudah dan harga terjangkau.
SERUYAN, ProBorneo.id – Pemerintah Kabupaten Seruyan bergerak cepat untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat Desa Bangkal…
SERUYAN, ProBorneo.id – Sebuah truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit masuk parit di…
SERUYAN, ProBorneo.id - Aliansi Masyarakat Suku Dayak Rungau Raya Menggugat bersama mitra kerja perkebunan dan…
KUALA PEMBUANG, ProBorneo.id – Anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Kuling, menyoroti…
SERUYAN, ProBorneo.id - Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda akhirnya angkat bicara di tengah aksi demonstrasi warga…
SERUYAN, ProBorneo.id – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turun langsung menemui ribuan warga Desa Bangkal…