Categories: Headline

SPBU Simpang Bangkal Tutup Lebih Sebulan, Warga Minta Perhatian Serius Instansi Terkait

SERUYAN, ProBorneo.id – SPBU dengan nomor 65.742.002 yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman KM 65 Desa Bangkal telah tutup lebih dari sebulan. Penutupan yang berlangsung cukup lama ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan warga terkait penyebab dan kepastian kapan SPBU akan kembali beroperasi.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola maupun instansi terkait. Kondisi tersebut membuat warga bertanya-tanya, terutama mengingat SPBU Simpang Bangkal selama ini menjadi tumpuan utama masyarakat sekitar untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi.

Karuna Mardiansyah, salah seorang warga setempat, mengeluhkan dampak dari penutupan SPBU tersebut. Menurutnya, warga terpaksa mencari BBM ke desa tetangga seperti Desa Selunuk dan Simpang Sebabi yang jaraknya cukup jauh dari Simpang Bangkal.

“Kalau mau ngisi BBM subsidi kami harus ke desa tetangga. Jaraknya jauh, belum lagi antreannya panjang. Ini sangat menyulitkan warga yang setiap hari butuh BBM untuk aktivitas,” ujar Karuna, Jum’at (22/5).

Selain harus menempuh jarak lebih jauh, warga juga terpaksa membeli BBM eceran dengan harga tinggi. Karuna menyebut harga BBM di pengecer bisa mencapai Rp20.000 per liter, jauh di atas harga resmi yang ditetapkan pemerintah.

Warga berharap instansi terkait segera memberikan perhatian khusus terhadap penutupan SPBU Simpang Bangkal. Mereka meminta agar penyebab penutupan diungkap secara transparan dan solusi cepat diberikan, sehingga kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi dengan mudah dan harga terjangkau.

Admin

Recent Posts

Simpan Sabu di Bawah Jok Mobil, Pengedar di Desa Paren Danau Sembuluh Dibekuk

SERUYAN, ProBorneo.id - Penyelidikan intensif Satresnarkoba Polres Seruyan berbuah hasil. Seorang terduga pengedar narkotika jenis…

12 jam ago

Polda Kalteng Lakukan Studi Kelayakan Pembentukan Dua Polsek Baru di Wilayah Hukum Polres Seruyan

SERUYAN, ProBorneo.id - Tim Biro Perencanaan dan Anggaran (Rena) Polda Kalimantan Tengah melakukan studi kelayakan…

13 jam ago

Subani: Menteri Kehutanan Cuma Numpang Selfie di Tengah Bencana, Menteri Terburuk Sepanjang Sejarah

SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, melontarkan kritik pedas terhadap…

1 hari ago

DPRD Seruyan Tagih Bantuan Pusat: Janagn Biarkan Kami Berjuang Sendiri Lawan Karhutla

SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, mempertanyakan sikap pemerintah…

1 hari ago

SDN 3 Bangkal Akui Salah Komunikasi, Akhirnya Pulangkan Murid Lebih Awal Karena Asap Pekat

SERUYAN, ProBorneo.id - Kabut asap pekat yang masih menyelimuti wilayah Seruyan Raya, khususnya di Desa…

4 hari ago

PARU-PARU DUNIA SEDANG SAKIT SESAK OLEH ASAP PEKAT

  SERUYAN, ProBorneo.id - Kabut asap kian hari bukannya berkurang, malah sebaliknya, semakin pekat menyelimuti…

4 hari ago