Categories: Headline

Pengupasan Permukaan Aspal dan Tambal Sulam Jalan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

SERUYAN, ProBorneo.id – Sejumlah warga dan pengguna jalan di Kabupaten Seruyan mengeluhkan pelaksanaan proyek tambal sulam di ruas jalan Kecamatan Seruyan Raya yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Keluhan tersebut muncul lantaran proses pengupasan aspal yang di lakukan pelaksana proyek masih dalam tahap pengerjaan dan ada sebagian dibiarkan terbuka. Pasalnya pengerjaan dilakukan dengan cara tambal sulam terlebih lagi minimnya rambu dibeberapa titik memperparah situasi.

Tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari, baik kenderaan roda dua, tiga maupun roda empat bahkan truk-truk berkapasitas besar membuat kondisi jalan yang rusak dan terbuka menjadi ancaman serius terutama pada malam hari.

Pantauan ProBorneo.id, Selasa (5/3/2026), sejumlah titik ruas jalan tepatnya di sekitaran Desa Selunuk Kecamatan Seruyan Raya menuju Kecamatan Telawang (Simpang Sebabi) terlihat dalam kondisi berlubang akibat proyek perbaikan yang di lakukan pihak terkait yang belum selesai.

Beberapa orang pekerja dengan membawa beberapa unit alat berat untuk melakukan penambalan permukaan aspal yang banyak terkelupas.

Har (41) mengaku tidak nyaman bahkan merasa was-was melintas di jalan yang baru saja dilakukan  perbaikan sebab kerap kali terjebak hingga nyaris kecelakaan.

“Saat mengendarai sepeda motor, sering kali terjebak di lubang-lubang besar dengan kedalaman bervariasi yang masih dibiarkan terbuka sehingga cukup membahayakan pengendara,” cetusnya.

Menurutnya, lubang-lubang itu cukup banyak dan kerusakannya cukup parah sehingga sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

“Kalau siang mungkin masih kelihatan, tapi kalau malam bisa mengancam keselamatan,” pungkasnya.

Angga selaku pelaksana lapangan proyek pengaspalan tersebut saat dikonfirmasi di lapangan mengatakan,  pengaspalan ini terus berlanjut, adapun proyek yang dikerjakan dari Simpang Bangkal sampai Asam Baru.

“Sampai hari ini pengerjaan terus kami dilakukan, ditargetkan sampai sebelum lebaran harus selesai,” pungkasnya.

Admin

Recent Posts

Warga Desa Bangkal dan PT BAP Sepakat Bertemu 9 September Di Sampit, Bahas Tuntutan Plasma 20%

SERUYAN, ProBorneo.id – Warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan dan pihak manajemen PT…

5 jam ago

Mediasi Buntu, Ribuan Masyarakat Siap Gelar Aksi 5 September di PT BAP Tuntut Plasma 20%

SERUYAN, ProBorneo.id – Aliansi masyarakat 10 desa memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada…

1 hari ago

MPA Desa Terawan Usulkan Dukungan Operasional dan Peralatan Guna Perkuat Pencegahan Karhutla

SERUYAN, ProBorneo.id – Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, Masyarakat Peduli Api atau…

2 hari ago

Temui Masyarakat Ditengah Aksi, Kapolres Seruyan Ajak Jaga Kedamaian dan Hindari Provokasi

SERUYAN, ProBorneo.id – Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K. turun langsung menemui masyarakat yang…

2 hari ago

Tidak Ada Titik Temu Dengan PT BAP, Aliansi Masyarakat Tetap Gelar Aksi 5 September

SERUYAN, ProBorneo.id – Aliansi masyarakat 4 desa tetap akan menggelar aksi unjuk rasa di depan…

2 hari ago

Dibidik Gugatan Perdata, Parimus Sebut Tujuannya Melemahkan Perjuangan Masyarakat

SAMPIT, ProBorneo.id – Sidang perdana gugatan perdata terhadap tiga tokoh masyarakat di Pengadilan Negeri Sampit…

2 hari ago