Musda Golkar Seruyan Juni 2026, 3 Figur Ini Dinilai Paling Layak Pimpin DPD

banner 468x60
SERUYAN, ProBorneo.idSuhu politik internal Partai Golkar Kabupaten Seruyan mulai memanas jelang Musyawarah Daerah yang rencananya digelar Juni 2026. Sejumlah kader mulai mengarahkan dukungan kepada nama-nama yang dinilai mampu memimpin DPD ke depan.

Dari hasil pantauan di lapangan dan dikutip dari sumber, tiga tokoh berikut disebut paling kuat bersaing memperebutkan kursi ketua:

  1. Ahmad Selanorwanda, S.E.,M.Si.

Sebagai bupati, Ahmad Selanorwanda memiliki keunggulan dari sisi pengalaman dan pengenalan publik. Ia dinilai mampu mendongkrak elektabilitas Golkar Seruyan dengan jejaring pemerintahan yang dimilikinya. Kepemimpinan di eksekutif dianggap menjadi modal kuat untuk mengelola organisasi partai.

banner 336x280
  1. H. Bambang Yantoko

Anggota DPRD Seruyan ini merupakan kader senior yang sudah lama berkecimpung di struktur Golkar. Pemahamannya terhadap dinamika konstituen dan kerja-kerja legislatif membuatnya dipandang cocok untuk memperkuat basis partai hingga ke desa.

  1. Harsandi
Baca Juga :  Kwartir Ranting Batu Ampar Seruyan Gelar Seleksi Calon Peserta Jamnas XII Tahun 2026 Di Cibubur

Berperan sebagai Sekretaris DPD Golkar Seruyan dan Wakil Ketua DPR, Harsandi dikenal sebagai sosok yang memahami operasional organisasi dari dalam. Pengalaman teknisnya di bidang administrasi dan koordinasi partai dinilai penting untuk menjaga soliditas dan program kerja Golkar berjalan lancar.

Ketiganya memiliki karakter dan kekuatan masing-masing. Ahmad Selanorwanda kuat di birokrasi dan elektoral, Bambang Yantoko di legislatif dan akar rumput, sementara Harsandi di internal organisasi.

Menjelang Musda, para kader berharap proses pemilihan berjalan demokratis dan menghasilkan pemimpin yang mampu menyatukan serta membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Seruyan.

Musda kali ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penyegaran struktur organisasi. Selain memilih ketua definitif, agenda juga akan membahas program kerja dan strategi pemenangan Golkar menghadapi agenda politik ke depan. Seluruh kader diminta menjaga kondusivitas dan menjadikan Musda sebagai ajang adu gagasan, bukan konflik kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Gelar Musdes, Pemerintah Desa Terawan Tetapkan APBDes Tahun 2026

Arah kepemimpinan lima tahun ke depan, harapan Musda menghasilkan nahkoda baru yang mampu memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput.

(Dikutip: Berbagai sumber)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *