SERUYAN, ProBorneo.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur perkebunan kelapa sawit PT Agro Indomas, tepatnya di sekitar jembatan Blok M 22, Jumat malam…
Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang menjadi korban. Satu orang yang merupakan pengemudi truk meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Dugaan sementara, kecelakaan bermula ketika sebuah truk yang melaju dari arah Palangka Raya menuju Sampit mengalami oleng saat melintas di kawasan tanjakan tersebut. Truk itu kemudian bertabrakan dengan kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan, yakni dari Sampit menuju Kereng Pangi.
Tabrakan itu kemudian merembet hingga melibatkan total empat kendaraan, yakni 2 unit truk, 1 unit minibus, dan 1 unit sepeda motor.
Camat Cempaga Hulu, Agustiawany, yang saat kejadian kebetulan melintas dan berada di sekitar lokasi mengaku mendapatkan informas terkait kejadian namun belum mengetahui secara terperinci rangkaian tabrakan hingga melibatkan empat kendaraan.
“Jadi katanya ada truk dari Sampit menuju Kereng Pangi. Kemudian ada dari arah berlawanan, dari Palangka Raya menuju Sampit,” terang Agustiawany.
Agustiawany menyebutkan, truk yang datang dari arah Palangka Raya diduga mengalami oleng saat melintas hingga akhirnya terjadi kecelakaan. “Jadi truk yang dari Palangka Raya ini agak oleng jalannya,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk dari arah Palangka Raya menuju Sampit dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dirujuk ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
“Yang dari Palangka Raya menuju Sampit itu meninggal driver-nya. Dua orang sudah dirujuk ke Puskesmas,” jelas camat.
Ia menegaskan, informasi mengenai kronologi kecelakaan yang disampaikannya masih berdasarkan keterangan awal dari petugas di lapangan. Dirinya belum mengetahui secara pasti seluruh rangkaian kejadian tersebut.
Kecelakaan ini juga menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tanjakan Pundu tersendat. Dua truk yang terlibat tabrakan dilaporkan saling berhantaman hingga memblokir sebagian badan jalan. Antrean kendaraan pun mengular panjang di kedua arah, didominasi truk-truk besar pengangkut sawit dan kendaraan pribadi yang tidak bisa melintas.
Hingga berita ini ditulis, kronologi lengkap serta penyebab pasti kecelakaan masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Pengendara yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan terutama saat melintas di kawasan tanjakan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
SERUYAN, ProBorneo.id – Tiga hari menjelang genap satu bulan janji Gubernur Kalimantan Tengah terkait realisasi…
SERUYAN, ProBorneo.id – Kapolda Kalimantan Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah…
JAKARTA, ProBorneo.id – Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Agung (JPU Kejagung) mendakwa pengusaha tambang Samin…
SERUYAN, ProBorneo.id – Tim Resmob Polres Seruyan bersama Sat Reskrim Polres Sukamara mengamankan seorang pria…
SERUYAN, ProBorneo.id – Janji Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran untuk memperjuangkan hak plasma 20 persen…
SERUYAN, ProBorneo.id – Langkah Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong, yang dengan tegas mendesak perusahaan…