Dicuekin Puluhan Tahun, di Era Kepemimpinan Kepala Desa Mantikei Listrik di Desa Lunuk Bagantung Bakal Menyala

"Warga Gotong Royong Tebang Pohon Secara Swadaya"

banner 468x60
KOTIM, ProBorneo.idHarapan warga Desa Lunuk Bagantung, Kecamatan Bukit Santuai Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang puluhan tahun menanti aliran listrik, kini mulai terwujud di era kepemimpinan Mantikei sebagai Kepala Desa.

Di awal tahun 2026, progres pemasangan jaringan listrik PLN terus dikebut dan menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini, menunggu pemasangan kabel jaringan induk akan dilakukan oleh pihak pemborong. Di sisi lain, semangat kebersamaan warga pun terlihat nyata. Secara swadaya, masyarakat bergotong royong membersihkan dan menebang pohon-pohon yang menghalangi jalur jaringan.

Menurut Mantikei, titik gotong royong yang dilakukan pada jalur pemasangan tiang dari muara jalan Tumbang Torung menuju Desa Lunuk Bagantung, Kecamatan Bukut Santuai.

banner 336x280

“Saya mewakili warga Desa Lunuk Bagantung, mengungkapkan rasa syukur atas akan masuknya jaringan listrik di desa kami,” ungkapnya, Jum’at (1/05/2026).

Baca Juga :  Kecamatan Danau Sembuluh Gelar Musrenbang 2026 untuk Penyusunan RKPD 2027

Ia menambahkan, warga dengan kesadaran sendiri bergotong royong menebang pohon yang mengganggu jalur kabel yang akan dipasang nantinya.

“Kami selaku Pemerintah Desa juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang secara swadaya bergotong royong membersihkan pohon-pohon di jalur jaringan PLN. Semoga dalam waktu dekat listrik sudah benar-benar mengalir dan terhubung dengan jaringan induk di desa kami,” ungkapnya.

Mantikei juga memastikan proses pengerjaan terus dipantau dan semoga berjalan tanpa kendala berarti. Ia turut mengapresiasi peran aktif masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, yakni Bapak Bupati Kotim. Alhamdulillah, jaringan PLN akhirnya terealisasi masuk ke Desa Lunuk Bagantung,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *