Di Tengah Tuntutan Plasma di PT BAP, Kapolres Seruyan: Tahan Emosi, Jangan Terprovokasi

banner 468x60
SERUYAN, ProBorneo.id Di tengah situasi yang sempat memanas terkait tuntutan plasma 20 persen oleh masyarakat, Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., mengimbau seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk tetap bersabar, menahan emosi, dan tidak terprovokasi.

Imbauan tersebut disampaikan saat menggelar pertemuan di Desa Rungau Raya, Senin (21/9/2026). Hal ini disampaikan Kapolres guna menjaga kondusivitas serta mencari jalan keluar terbaik atas tuntutan plasma 20 persen yang dilakukan masyarakat empat desa di Kabupaten Seruyan.

Dalam penyampaiannya, Beddy mengungkapkan rasa lelahnya menghadapi berbagai permasalahan yang muncul bertubi-tubi di wilayah hukumnya.Ia menceritakan bagaimana seluruh jajaran kepolisian telah bekerja keras tanpa kenal lelah, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga evakuasi penemuan mayat di wilayah Seruyan.

banner 336x280

“Selama ini saya sudah capek, jadi kita bersabar semua. Tahan emosi dulu, jangan bikin yang aneh-aneh dulu. Kita cari yang terbaik, hasilkan solusi bersama-sama,” ujar Kapolres di hadapan warga.

Baca Juga :  Pertemuan Buntu, Warga Seruyan Kecewa Tetap Aksi Turun Kejalan Tutup Akses PT BAP  

Lebih lanjut, Beddy menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan antara masyarakat dan pihak perusahaan PT BAP agar persoalan plasma ini dapat segera menemukan titik terang tanpa harus menimbulkan konflik baru.

Ia pun berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menyelesaikan permasalahan melalui jalur musyawarah secara kekeluargaan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *