Dampak Kabut Asap Karhutla, SDN 3 Bangkal Alihkan KBM Tatap Muka ke Daring

banner 468x60
SERUYAN, ProBorneo.id Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan mulai mengganggu aktivitas pendidikan. Sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan peserta didik, SD Negeri 3 Bangkal resmi mengalihkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan Nomor 421.2/185/SE/IX/2026 yang ditandatangani Kepala SDN 3 Bangkal, Edi Junaedi, S.Pd.I, pada Selasa (22/9/2026).

Langkah ini diambil menindaklanjuti Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan Nomor 400.3.1/1967/DISDIK/IX/2026 tanggal 1 September 2026 tentang Penyesuaian Penyelenggaraan Layanan Pendidikan Pada Satuan Pendidikan Dalam Rangka Perlindungan Warga Satuan Pendidikan Terdampak Asap Karhutla.

banner 336x280

Dalam surat tersebut dijelaskan, masa transisi PJJ akan berlaku mulai Rabu, 23 September 2026 hingga Sabtu, 26 September 2026, atau hingga adanya pemberitahuan resmi lebih lanjut dengan mempertimbangkan perkembangan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

Baca Juga :  Saat Reses Di Seruyan, Sigit K Yunianto: Aspirasi Harus Didengar Langsung Dari Bawah

Teknis pembelajaran akan dilaksanakan secara daring menggunakan media WhatsApp Group. Jadwal pelajaran darurat akan dibagikan oleh wali kelas masing-masing.

Pihak sekolah juga mengimbau peran aktif orang tua untuk memantau dan mendampingi anak selama belajar dari rumah, serta melarang anak beraktivitas di luar rumah demi meminimalkan risiko gangguan pernapasan (ISPA).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *