Categories: Headline

Aliansi Masyarakat Rungau Raya Menggugat, Ultimatum 3 Hari Buat Pemda Seruyan

SERUYAN, ProBorneo.id – Aliansi Masyarakat Suku Dayak Rungau Raya Menggugat bersama mitra kerja perkebunan dan elemen masyarakat terdampak melayangkan tuntutan tegas kepada Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum terkait dampak berlarutnya konflik di wilayah Desa Runggau Raya.

Ketua Aliansi, Muhamad Matnor, menyampaikan tiga poin utama tuntutan. Pertama, menuntut keadilan sikap dan jaminan hukum dari Bupati Seruyan hingga pemerintah desa, serta jaminan keamanan dari Polres Seruyan bagi seluruh warga dan pekerja.

Kedua, pihaknya mendesak jajaran Kepolisian dan Pemda segera hadir di lapangan untuk mengambil keputusan strategis dan solusi nyata guna mengatasi dampak berantai yang telah mengganggu hajat hidup masyarakat.

“Demikian pernyataan sikap dari kami. Kami harap Bapak Bupati, Bapak Kapolres, bisa hadir membersamai kami, bisa segera mengambil keputusan agar apa yang terjadi di desa kita dan desa sekitar ini bisa selesai. Hidup masyarakat yang ada di desa kita bisa berjalan normal lagi seperti biasa,” tegas Matnor, Selasa (6/10/2026).

Poin ketiga, aliansi menuntut jaminan pemulihan stabilitas ekonomi dan sosial, termasuk pembukaan kembali jalur mobilitas publik agar aktivitas kontraktor CPO, TBS, kernel, sopir, buruh sawit dan karyawan bisa kembali normal.

Matnor memberikan ultimatum keras jika tuntutan tersebut tidak diindahkan dalam waktu dekat.

“Segera putuskan apa yang harusnya diputuskan, segera ambil tindakan apabila itu memang harus diambil tindakan. Karena masyarakat sudah cukup lama mengalami atau merasakan dampak dari ini semua. Kami berikan waktu 3 hari apabila tidak, maka para kontraktor akan berangkat secara langsung untuk mengangkut TBS tersebut,” pungkasnya.

Ia menambahkan, pernyataan sikap ini juga akan disampaikan secara tertulis kepada Bupati Seruyan agar pemerintah mengetahui secara langsung kondisi yang terjadi di Desa Rungau Raya.

Admin

Recent Posts

Anggota DPRD Seruyan Soroti Aktivitas Bansaw di Tumbang Hentas, Perizinan Dipertanyakan?

KUALA PEMBUANG, ProBorneo.id – Anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Kuling, menyoroti…

2 hari ago

Bupati Seruyan: Perusahaan Menyampaikan Pada Saat Demo Masih 17 Hari Kerugian Perusahaan Sudah 400 Miliar

SERUYAN, ProBorneo.id - Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda akhirnya angkat bicara di tengah aksi demonstrasi warga…

2 hari ago

Temui Pendemo, Gubernur Agustiar Sabran: Jika Perusahaan Ingkar, Saya Siap Tidur di Tenda Bersama Masyarakat

SERUYAN, ProBorneo.id – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turun langsung menemui ribuan warga Desa Bangkal…

2 hari ago

Aliansi Dayak Rungau Raya Layangkan Surat ke Bupati, Ancam Gelar Aksi Buka Akses Jalan di KM 102 dan 109

SERUYAN, ProBorneo.id – Dampak aksi demonstrasi yang berlangsung selama 20 hari di wilayah Rungau Raya,…

4 hari ago

PT HMBP 1 Best Group Salurkan Bantuan Sarpras Damkar untuk 3 Desa Binaan

SERUYAN, ProBorneo.id – PT Hamparan Masawit Bangun Persada 1 (HMBP 1) Best Group melalui program…

2 minggu ago

Warga Bangkal Bertahan 16 Hari di Tenda, Minta Ketegasan Bupati Seruyan Soal Plasma 20 Persen

SERUYAN, ProBorneo.id – Warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan masih bertahan di tenda…

2 minggu ago