SERUYAN, ProBorneo.id – Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K. turun langsung menemui masyarakat yang menyampaikan aspirasi di halaman Kantor Bupati Seruyan, Kamis (3/9/2026) sekitar…
Kata “RATAKAN” pertama kali disampaikan oleh Yoga saat berorasi di hadapan Bupati Seruyan yang turun langsung menemui massa aksi. Menurutnya, keluarnya ucapan tersebut sebagai bentuk peluapan rasa marah terhadap perusahaan perkebunan yang dinilai tidak merealisasikan kewajibannya kepada masyarakat sekitar perusahaan.
“Mohon maaf Pak Kapolres. tagar #RATAKAN ini kami pakai untuk meluapkan kekecewaan kami. Sudah terlalu lama perusahaan tidak menepati janji plasma 20%,” ujar Yoga di tengah orasi.
Warga dari 3 desa, Desa Bangkal, Desa Selunuk, dan Desa Rungau Raya, kompak mengunggah foto dan video aksi damai dengan tagar #RATAKAN di berbagai platform media sosial. Mereka menilai PT BAP telah mengabaikan dasar hukum, IUP, hingga Fakta Integritas yang mewajibkan pembangunan kebun plasma bagi masyarakat.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari Kapolres Seruyan. Meski dipenuhi emosi, massa menegaskan perjuangan akan tetap dilakukan secara damai sampai ada kepastian dari pemerintah pusat dan perusahaan. Tagar #RATAKAN kini menjadi simbol perlawanan warga Seruyan dalam menuntut hak plasma yang sudah puluhan tahun dinanti.
JAKARTA, ProBorneo.id - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menargetkan seluruh kegiatan panen dan pemeliharaan perkebunan…
SERUYAN, ProBorneo.id – Pemasangan patok tanda batas antara kebun inti dan plasma dilaksanakan di wilayah…
PALANGKA RAYA, ProBorneo.id - Tuntutan pembenahan tata kelola pemerintahan di Kalimantan Tengah dinilai tidak hanya…
SERUYAN, ProBorneo.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ujian serius bagi Kalimantan…
SERUYAN, ProBorneo.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Seruyan mengamankan seorang pria berinisial SM…
SERUYAN, ProBorneo.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menyelimuti Kalimantan Tengah.…