Berita

SDN 3 Bangkal Ditutup Sepihak Proses Belajar Mengajar Terhambat, Warga Desak Solusi Cepat Dinas Pendidikan

SERUYAN, ProBorneo.id – Kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan terhenti pada hari Senin (20/7/2026) karena tanah tempat berdirinya sekolah tersebut dipermasalahkan oleh Burhan warga desa setempat.

Dikutip dari rekaman video yang beredar, Burhan mengatakan bahwa sekolah yang ada diatas tanah tersebut dalam masalah. Terkait permasalah tersebut ia juga mengatakan bahwa mulai hari Selasa (21/7) sekolah tutup.

“Mulai hari besok tutup, kenapa ditutup karena sekolah yang diatas tanah ini didalam masalah,” katanya.

Penutupan yang dilakukan tersebut sangat disayangkan oleh warga dan para orang tua murid. Pasalnya, aksi itu berdampak langsung terhadap aktivitas belajar mengajar ratusan siswa di sekolah dasar tersebut. Bahkan situasi tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama wali murid yang khawatir anak-anak mereka kehilangan hak untuk belajar.

Menurut Pj Kepala Desa Bangkal, Kursedy, penutupan yg di lakukan oleh Burhan terhadap SDN 3 Bangkal Kecamatan Serutan Raya sangat di sayangkan karena hal ini sangat menghambat proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Mohon kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas pendidikan Kabupaten Seruyan segera turun tangan dalam penyelesai masalah ini. Kami dari Pemerintahan Desa dan Camat Seruyan Raya sudah beberapakali melakukan mediasi tapi  tidak membuahkan hasil,” ujar Kursedy.

Kursedy menambahkan, upaya penyelesaian sebelumnya telah dilakukan dengan melalukan mediasi tapi tidak membuahkan hasil dan berujang pada penutupan sekolah yang dilakukan oleh Burhan.

“Kami dari pemerintah desa bersama pihak kecamatan sudah memfasilitasi mediasi. Sayangnya upaya itu belum membuahkan hasil. Pagar sekolah hari ini ditutup Pak Burhan menggunakan rantai,” ujar Pj Kepala Desa Bangkal, Kursedy.

Menyikapi hal tersebut, masyarakat dan wali murid meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan segera turun tangan. Diperlukan langkah cepat dan tegas dari instansi terkait agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan proses pendidikan dapat kembali berjalan normal.

“Kami mohon kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan untuk segera menyelesaikan masalah ini. Anak-anak tidak boleh menjadi korban. Hak mereka untuk belajar harus dipenuhi,” ujar salah seorang perwakilan wali murid.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak yang melakukan penutupan maupun dari Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan terkait langkah penyelesaian.

Admin

Recent Posts

Pimpin Rapat Anev, Kapolres Seruyan Perkuat Program Prioritas Kapolri

SERUYAN, ProBorneo,id - Kapolres Seruyan AKBP Gusti Agung Ayu Udayani Addi, S.H., S.I.K., memimpin rapat…

14 jam ago

Kapolres Seruyan Berganti, AKBP Gusti Agung Ayu Udayani Gantikan AKBP Beddy Suwendi

PALANGKA RAYA, ProBorneo.id - Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan memimpin langsung upacara serah…

17 jam ago

Klaim Lahan Sitaan PKH Kerap Picu Konplik, Warga Tuding Penertiban Hanya Sekadar “Ganti Pemain”

‎SERUYAN, ProBorneo.id - Klaim lahan sitaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang sebelumnya dikelola oleh…

4 hari ago

Gubernur dan Bupati Harus Tegas, Perusahaan Sawit Abaikan Kewajiban Plasma 20% Dicabut Izinnya

  SERUYAN, ProBorneo.id - Masyarakatl mendesak pemerintah provinsi dan pemerintah daerah untuk bertindak tegas terhadap…

4 hari ago

Jeritan Bardin Pedagang Es Doger: Bahan Baku Naik, Harga Jual Tak Bisa Naik

  SERUYAN, ProBorneo.id - Seorang pedagang keliling menyampaikan keluhan pilu terkait harga bahan pokok yang…

5 hari ago

Simpan Sabu di Bawah Jok Mobil, Pengedar di Desa Paren Danau Sembuluh Dibekuk

SERUYAN, ProBorneo.id - Penyelidikan intensif Satresnarkoba Polres Seruyan berbuah hasil. Seorang terduga pengedar narkotika jenis…

6 hari ago