SERUYAN, ProBorneo.id - Jajaran Polsek Seruyan Tengah mengamankan seorang terduga pengedar narkotika jenis sabu di Jalan Batu Beliung, RT 004 RW 001, Kelurahan Rantau Pulut,…
Keputusan tersebut cukup mengejutkan karena Yusril merupakan salah satu calon termuda yang ikut bertarung dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Dan dirinya masih masih berprofesi sebagai karyawan swasta pada salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit sebagai mandor supervisi rawat.
Yusril mengatakan, keberanian dirinya maju sebagai calon kepala desa di usia yang masih sangat muda mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat. Pemuda kelahiran tahun 2000-an itu dinilai memiliki semangat dan keberanian untuk terjun langsung dalam pembangunan desa.
“Langkah ini saya ambil sebagai bukti bahwa generasi muda juga memiliki rasa kepedulian terhadap kemajuan desa, terlebih desa ini tempat saya dilahirkan dan dibesarkan,” ujarnya, Senin (1/6).
Mengusung visi “Mewujudkan Desa Bukit Buluh yang Sehat, Religius, dan Mandiri Melalui Pemuda dan Potensi Lokal,” Yusril menegaskan keinginannya untuk menghadirkan pembangunan yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, berbagai aspirasi yang selama ini didengar di lapangan menjadi dasar penyusunan visi dan program yang ditawarkannya kepada warga.
Dalam bidang kepemudaan dan olahraga, Yusril berkomitmen menghidupkan kembali aktivitas olahraga di desa agar generasi muda memiliki ruang untuk berkembang secara positif. Program yang ditawarkan meliputi rehabilitasi lapangan desa agar layak digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga, penyelenggaraan liga antar-RT setiap tahun, serta pembentukan karang taruna yang aktif mengelola kegiatan olahraga secara rutin.
Selain itu, Yusril juga menempatkan rumah ibadah sebagai salah satu pusat kegiatan masyarakat. Ia berencana mengalokasikan dukungan operasional bagi rumah ibadah, mengadakan program gotong royong “Jumat Berkah” untuk membersihkan lingkungan rumah ibadah, serta mendorong kegiatan remaja masjid dan majelis taklim agar generasi muda semakin dekat dengan nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Di sektor ekonomi, Yusril melihat potensi besar yang dimiliki Desa Bukit Buluh melalui usaha perikanan keramba. Karena itu, ia menawarkan program pembentukan kelompok tani keramba, pelatihan budidaya ikan, penguatan peran BUMDes sebagai penampung hasil produksi masyarakat, hingga menjalin kerja sama dengan perusahaan melalui program CSR untuk membantu penyediaan bibit, pakan, dan sarana pendukung lainnya. Dengan semangat kolaborasi, Yusril mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa Bukit Buluh yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
SERUYAN, ProBorneo.id - Warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, secara tegas menolak skema…
SERUYAN, ProBorneo.id - Pemerintah Kabupaten Seruyan bergerak cepat merespons dinamika yang berkembang terkait tuntutan kewajiban…
SERUYAN, ProBorneo.id - Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Seruyan-Kotim Memanggil Plasma 20% (Masyarakat Bersatu Sekabupaten…
SERUYAN, ProBorneo.id – Dewan Adat Dayak atau DAD Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan resmi membentuk…
SERUYAN, ProBorneo. id - Perjuangan masyarakat di sejumlah desa untuk mendapatkan hak plasma 20 persen…
SERUYAN, ProBorneo.id – Pemerintah Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya menggelar pertemuan dengan masyarakat setempat. Pertemuan…