Menurut Khahirul Anam warga sekitar, kecelakaan bermula setelah mobil Toyota Rush warna hitam yang berisi 5 orang tersebut pulang dari menghadiri acara keluarga di Desa Panyohu.
“Mobil tidak mampu menanjak di lokasi kejadian di jalan berbukit dan rusak. Saat berada di tanjakan diduga kendaraan tersebut kehilangan tenaga, kemudian mundur dan tergelincir ke parit,” terangnya.
Dari informasi yang dihimpun, akibat kejadian tersebut, 4 orang meninggal dunia diantaranya, Ipiu Pangkong yang merupakan mantan Kades Derawa dan istrinya Murniati dan 2 orang penumpang lainnya. Sementara 1 penumpang lainnya mengalami luka ringan seperti lecet, memar dan nyeri pada beberapa bagian tubuh.
SERUYAN, ProBorneo.id - Penyelidikan intensif Satresnarkoba Polres Seruyan berbuah hasil. Seorang terduga pengedar narkotika jenis…
SERUYAN, ProBorneo.id - Tim Biro Perencanaan dan Anggaran (Rena) Polda Kalimantan Tengah melakukan studi kelayakan…
SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, melontarkan kritik pedas terhadap…
SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, mempertanyakan sikap pemerintah…
SERUYAN, ProBorneo.id - Kabut asap pekat yang masih menyelimuti wilayah Seruyan Raya, khususnya di Desa…
SERUYAN, ProBorneo.id - Kabut asap kian hari bukannya berkurang, malah sebaliknya, semakin pekat menyelimuti…