Berita Utama

Klaim Lahan Sitaan PKH Kerap Picu Konplik, Warga Tuding Penertiban Hanya Sekadar “Ganti Pemain”

‎SERUYAN, ProBorneo.id – Klaim lahan sitaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang sebelumnya dikelola oleh PT Musirawas Citra Harpindo (MCH) terus memicu konflik. Ketegangan antara warga masyarakat dengan aparat penjaga kerap terjadi di lapangan.

‎Cekcok tak terhindarkan lantaran warga masyarakat nekat memanen buah sawit di lahan yang sudah disita negara tersebut. Warga menganggap lahan itu seharusnya tidak lagi dikelola oleh pihak manapun.‎

‎Menurut Sugeng Wahyudi, perusahaan yang saat ini memetik hasil sawit dari lahan sitaan PKH tersebut juga diduga ilegal. Pasalnya, lahan tersebut berada dalam status kawasan hutan yang seharusnya tidak boleh dikelola untuk perkebunan sawit.

“Dalam Surat Keputusan Mentri Kehutanan Nomor 36 Tahun 2025 diketahui yang disita PKH milik PT Musirawas Citra Harpindo seluas 1.964 Ha dan PT Subur Pandan Wangi  seluas 1.829 Ha berarti total keseluruhan yang masuk dalam sitaan PKH seluas 3.793 Ha,” jelasnya, Sabtu (17/10/2026).

Sugeng yang merupakan salah satu warga Desa Bangkal menegaskan, bahwa lahan sitaan itu harusnya kembali kepada negara dan direboisasi atau dikembalikan fungsi hutannya. Ia mempertanyakan logika penertiban yang dilakukan negara.

‎”Perusahaan sebelumnya yang menggarap lahan tersebut sudah distop pengelolaannya. Kok tiba-tiba ada perusahaan lain datang memanfaatkan lahan itu kembali. Ada apa ini?” ujar Sugeng dengan nada kecewa.

‎Ia meminta pemerintah dan Satgas PKH bersikap tegas dan transparan. Jangan sampai, kata dia, penertiban hanya sekadar mengganti pemain, sementara esensi pengembalian kawasan hutan justru diabaikan.

Admin

Recent Posts

Gubernur dan Bupati Harus Tegas, Perusahaan Sawit Abaikan Kewajiban Plasma 20% Dicabut Izinnya

  SERUYAN, ProBorneo.id - Masyarakatl mendesak pemerintah provinsi dan pemerintah daerah untuk bertindak tegas terhadap…

16 jam ago

Jeritan Bardin Pedagang Es Doger: Bahan Baku Naik, Harga Jual Tak Bisa Naik

  SERUYAN, ProBorneo.id - Seorang pedagang keliling menyampaikan keluhan pilu terkait harga bahan pokok yang…

1 hari ago

Simpan Sabu di Bawah Jok Mobil, Pengedar di Desa Paren Danau Sembuluh Dibekuk

SERUYAN, ProBorneo.id - Penyelidikan intensif Satresnarkoba Polres Seruyan berbuah hasil. Seorang terduga pengedar narkotika jenis…

2 hari ago

Polda Kalteng Lakukan Studi Kelayakan Pembentukan Dua Polsek Baru di Wilayah Hukum Polres Seruyan

SERUYAN, ProBorneo.id - Tim Biro Perencanaan dan Anggaran (Rena) Polda Kalimantan Tengah melakukan studi kelayakan…

2 hari ago

Subani: Menteri Kehutanan Cuma Numpang Selfie di Tengah Bencana, Menteri Terburuk Sepanjang Sejarah

SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, melontarkan kritik pedas terhadap…

3 hari ago

DPRD Seruyan Tagih Bantuan Pusat: Janagn Biarkan Kami Berjuang Sendiri Lawan Karhutla

SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, mempertanyakan sikap pemerintah…

3 hari ago