Categories: Headline

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Seruyan Menolak Pilkada Dipilih Oleh DPRD

SERUYAN, ProBorneo.id – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat dan dikembalikan kepada DPRD dinilai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Seruyan, Subani sebagai sebuah kemunduran dalam demokrasi.

Menurut Subani, langkah PDIP menolak wacana Pilkada oleh DPRD merupakan langkah yang paling tepat dan harus memang harus diambil untuk menyelamatkan nilai-nilai demokrasi.

“Pilkada langsung adalah hak politik rakyat. Wacana Pilkada kembali di Pilih DPRD adalah bentuk kemunduran demokrasi yang mencederai prinsip kedaulatan rakyat,” ujarnya,

Subani menegaskan, bahwa dirinya tetap tegak lurus sesuai dengan amanat DPP Partai PDI Perjuangan yakni menolak pilkada yang pilih oleh DPRD.

“Pilkada yang dipilih langsung rakyat masih yg terbaik karena salah satu esensi dari demokrasi adalah adanya hak memilih dan di pilih,” tegasnya.

Menurut Subani, wacana Pilkada dipilih DPRD berisiko mengembalikan demokrasi ke tangan elite dan membuka ruang politik transaksional. Sementara, demokrasi tidak boleh dipersempit menjadi kesepakatan segelintir orang.

Selain itu, menurutnya Kepala Daerah yang dipilih langsung memiliki legitimasi kuat dan keberanian untuk berpihak kepada rakyat. Tanpa mandat rakyat, kekuasaan kehilangan arah dan tanggung jawab moral.

Oleh karena itu, PDI Perjuangan menolak segala bentuk pelemahan demokrasi. PDI Perjuangan memilih berdiri bersama rakyat dalam menjaga hak pilihnya dan melawan setiap upaya yang menjauhkan kekuasaan dari rakyat.

Bahkan dirinya mengutip apa yang pernah disampaikan Bung Karno yang menegaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat, maka Pilkada langsung adalah cara paling jujur menjaga demokrasi. Ketika hak memilih rakyat diambil, saat itu demokrasi kehilangan ruhnya.

“Dengan adanya wacana ini kami menolak seolah ini pengebirian hak konstitusional rakyat, terutama dalam aspek demokrasi. Kami menolak Pilkada kembali melalui DPRD,” tutupnya.

Admin

Recent Posts

PT HMBP 1 Best Group Salurkan Bantuan Sarpras Damkar untuk 3 Desa Binaan

SERUYAN, ProBorneo.id – PT Hamparan Masawit Bangun Persada 1 (HMBP 1) Best Group melalui program…

17 jam ago

Warga Bangkal Bertahan 16 Hari di Tenda, Minta Ketegasan Bupati Seruyan Soal Plasma 20 Persen

SERUYAN, ProBorneo.id – Warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan masih bertahan di tenda…

19 jam ago

Lahan Sengketa 1.607 Ha Ditetapkan Milik Warga, PT BAP Diperintah Kosongkan Lahan

KOTIM, ProBorneo.id – Sengketa lahan antara masyarakat Desa Sebabi dan Desa Bangkal dengan PT Binasawit…

2 hari ago

Dua Jenazah Ditemukan di Pesisir Seruyan, Diduga Korban KM Virgo Transport 8

SERUYAN, ProBorneo.id – Dua jenazah tanpa identitas ditemukan di kawasan pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan…

2 hari ago

Penanggung Jawab Resmi Hentikan Aksi Damai Masyarakat Desa Selunuk di PT BAP

SERUYAN, ProBorneo.id - Aksi damai masyarakat Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, resmi dihentikan.…

2 hari ago

Dampak Kabut Asap Karhutla, SDN 3 Bangkal Alihkan KBM Tatap Muka ke Daring

SERUYAN, ProBorneo.id - Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan…

4 hari ago