Berita Utama

Kabut Asap Selimuti Kalteng, MPA Terawan Ajak Warga Bersatu Bukan Saling Menyalahkan

SERUYAN, ProBorneo.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menyelimuti Kalimantan Tengah. Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Terawan, Kecamatan Seruyan Raya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling menyalahkan, melainkan bersatu mencari solusi dan bergerak nyata.

Salah satu anggota MPA Desa Terawan, Sabrin Tabba menyampaikan pesan, khusus kepada adik-adik mahasiswa agar tetap semangat menyuarakan aspirasi dengan cara yang baik.

“Tetap semangat adik-adik mahasiswa, teruslah menyuarakan aspirasi dengan cara yang baik. Jaga kesehatan, jaga etika, dan berdialoglah dengan kepala dingin serta hati yang tenang” ujarnya, Jum’at (23/10/2026).

Ia menekankan, sampaikan pendapat dengan santun tanpa kata-kata makian. Karena perjuangan yang baik akan semakin bermakna jika disampaikan dengan cara yang baik pula.

Di tengah musibah Karhutla, MPA Terawan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pemimpin yang terus berjuang di lapangan terutama kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, atas perjuangan dan upaya selama menghadapi musibah Karhutla.

Sabrin juga mengucapkan terima kasuh Kepada Bupati Seruyan atas perhatian dan perjuangannya selama ini. Kepada Camat Seruyan Raya serta khususnya kepada Kepala Desa Terawan yang telah menjadi tempat berkeluh kesah dan mencari jalan keluar bersama.

“Ini bukan pertama kali kita rasakan. Kabut asap ini pernah terjadi pada tahun 1997, 2015, 2023, dan kini kembali pada tahun 2026. Ini adalah ujian bagi kita semua,” ungkapnya.

Oleh karena itu, melalui MPA sabrin mengajak seluruh masyarakat untuk brersama-sama secara bergotong royong membantu mencegah serta memadamkan api sesuai kemampuan dengan tetap mengutamakan keselamatan. Ia juga menghimbau agar masyarakat berperan aktif menjaga kebun, lahan, hutan, dan lingkungan dari ancaman api. Untuk upaya siaga api, masyarakat bisa membuat sumur atau penampungan air di kebun serta selalu memantau kondisi lahan.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas pemadam, melainkan tanggung jawab kita semua. Jangan menunggu api mendekat ke rumah dan kebun baru bergerak,” tegasnya.

Ia pun berharap musibah Karhutla dan kabut asap di Kalimantan Tengah ini segera berlalu, hujan segera turun, api dapat dipadamkan, udara kembali bersih, dan masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Admin

Recent Posts

Anggota MPA Desa Terawan Sayangkan Aksi Mahasiswa Terhadap Gubernur Kalteng

‎SERUYAN, ProBorneo.id - Video yang beredar memperlihatkan perlakuan tidak pantas terhadap Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar…

6 jam ago

Suasana Sempat Memanas Saat DPD TBBR Seruyan Antar Surat Penegasan ke Pihak KSO

SERUYAN, ProBorneo.id – Adu mulut dan suasana tegang sempat terjadi dalam pertemuan antara perwakilan warga…

7 jam ago

TBBR Seruyan Surati PT Agrinas Terkait Lahan Sitaan PKH Eks PT Musirawas Citra Harpindo

SERUYAN, ProBorneo.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Seruyan secara…

9 jam ago

Pimpin Rapat Anev, Kapolres Seruyan Perkuat Program Prioritas Kapolri

SERUYAN, ProBorneo,id - Kapolres Seruyan AKBP Gusti Agung Ayu Udayani Addi, S.H., S.I.K., memimpin rapat…

3 hari ago

Kapolres Seruyan Berganti, AKBP Gusti Agung Ayu Udayani Gantikan AKBP Beddy Suwendi

PALANGKA RAYA, ProBorneo.id - Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan memimpin langsung upacara serah…

3 hari ago

Klaim Lahan Sitaan PKH Kerap Picu Konplik, Warga Tuding Penertiban Hanya Sekadar “Ganti Pemain”

‎SERUYAN, ProBorneo.id - Klaim lahan sitaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang sebelumnya dikelola oleh…

6 hari ago