Peristiwa

Jembatan Maut di Jalur Sawit Telan Korban Jiwa, Guru SDN 1 Desa Lanpasa Tewas Kecelakaan

SERUYAN, ProBorneo.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur perkebunan kelapa sawit PT Agro Indomas, tepatnya di sekitar jembatan Blok M 22, Jumat malam (7/8/2026). Dalam insiden tersebut, seorang guru SDN 1 Desa Lanpasa, Kecamatan Seruyan Raya Muhammad Hakim Zuhri, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal.

Peristiwa tersebut kembali menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait kondisi keselamatan pengguna jalan di kawasan perkebunan yang juga dilalui warga dalam aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan keterangan warga setempat, Yendri, kecelakaan diduga terjadi ketika kondisi jalan dipenuhi debu pekat. Debu yang berterbangan disebut mengurangi jarak pandang pengendara, terutama pada malam hari.

Kondisi tersebut diduga membuat korban kesulitan melihat kondisi badan jalan dan keberadaan di sekitar jembatan. Saat melintas, kendaraan yang dikendarai korban kemudian mengalami kecelakaan hingga akhirnya terperosok ke sungai yang berada di bawah jembatan Blok M 22.

Akibat kecelakaan tersebut, Muhammad Hakim Zuhri mengalami kondisi yang cukup parah hingga nyawanya tidak dapat diselamatkan. Kepergian korban meninggalkan duka bagi keluarga, rekan sesama guru, serta masyarakat yang mengenalnya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, titik jembatan Blok M 22 sebelumnya juga pernah menjadi lokasi kecelakaan. Seorang pengendara dilaporkan mengalami kecelakaan di kawasan tersebut dan menderita luka berat, termasuk pada bagian kepala.

Rentetan kejadian tersebut membuat masyarakat berharap adanya perhatian lebih terhadap aspek keselamatan di sepanjang jalur perkebunan, khususnya pada titik-titik yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Warga berharap pengelola kawasan dapat melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan dan fasilitas pendukung keselamatan. Penanganan debu, pemasangan rambu peringatan, penerangan yang memadai, serta pengamanan di sekitar gorong-gorong dan jembatan dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Masyarakat juga berharap kejadian yang menimpa Muhammad Hakim Zuhri menjadi perhatian bersama agar langkah-langkah pencegahan dapat segera dilakukan dan tidak kembali menimbulkan korban jiwa.

Admin

Recent Posts

PT HMBP 1 Best Group Salurkan Bantuan Sarpras Damkar untuk 3 Desa Binaan

SERUYAN, ProBorneo.id – PT Hamparan Masawit Bangun Persada 1 (HMBP 1) Best Group melalui program…

2 jam ago

Warga Bangkal Bertahan 16 Hari di Tenda, Minta Ketegasan Bupati Seruyan Soal Plasma 20 Persen

SERUYAN, ProBorneo.id – Warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan masih bertahan di tenda…

4 jam ago

Lahan Sengketa 1.607 Ha Ditetapkan Milik Warga, PT BAP Diperintah Kosongkan Lahan

KOTIM, ProBorneo.id – Sengketa lahan antara masyarakat Desa Sebabi dan Desa Bangkal dengan PT Binasawit…

1 hari ago

Dua Jenazah Ditemukan di Pesisir Seruyan, Diduga Korban KM Virgo Transport 8

SERUYAN, ProBorneo.id – Dua jenazah tanpa identitas ditemukan di kawasan pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan…

2 hari ago

Penanggung Jawab Resmi Hentikan Aksi Damai Masyarakat Desa Selunuk di PT BAP

SERUYAN, ProBorneo.id - Aksi damai masyarakat Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, resmi dihentikan.…

2 hari ago

Dampak Kabut Asap Karhutla, SDN 3 Bangkal Alihkan KBM Tatap Muka ke Daring

SERUYAN, ProBorneo.id - Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan…

4 hari ago