Pojok Opini

Hari Pers Sedunia: Pers Adalah Pengawas. Pengingat dan Kadang Menjadi Suara Terakhir Bagi Warga Yang Merasa Tidak Didengar

Pojok Opini

SERUYAN, ProBorneo.idSetiap memasuki Tanggal 3 Mei, dunia memperingati Hari Pers Sedunia. Bagi saya, peringatannya bukan sekadar seremoni atau potong tumpeng belaka tapi ia sebenarnya jadi pengingat. Seperti kita ketahui bersama, di era banjir informasi seperti sekarang ini, peran Pers yang jernih dan bertanggung jawab semakin penting.

Di ruang redaksi ProBorneo.id, suasana Senin pagi itu sama seperti hari biasa. Laptop terbuka, suara chat via whatsapp tak henti berdenting, dan kopi hitam menemani diatas meja kerja.

Tidak ada pesta. Hanya ada satu pertanyaan, berita apa hari ini yang layak diketahui public…?

Pers itu bukan sekadar penyampai berita tapi adalah jembatan antara masyarakat yang bersuara dan pejabat yang harus mendengar.

Tugas itu makin berat. Di satu sisi, media harus cepat. Di sisi lain, harus akurat. Semisal hoaks tentang banjir, kebakaran hutan, hingga harga sembako bisa menyebar dalam hitungan menit lewat grup WhatsApp. Sementara klarifikasi dari media butuh waktu untuk verifikasi. Yang pada intinya harus tetap menjujung tinggi Kode Etik Jurnastik (KEJ).

Kecepatan boleh, tapi jangan sampai mengorbankan kebenaran. Salah satu berita hoaks bisa bikin panic buying, bisa bikin petani rugi, bisa bikin gaduh satu kampung,” ujar Untung, jurnalis ProBorneo.id yang sering turun ke pelosok desa di Kabupaten Seruyan.

Di Hari Pers Sedunia tahun ini, tema globalnya adalah “A Press for the Planet (Per Untuk Planet) : Journalism in the Face of the Environmental Crisis (Jurnalisme Dalam Menghadapi Krisis Lingkungan)”. Tema yang relevan untuk Kalteng. Karena permasalahan yang sering terjadi adalah tentang kebakaran lahan, deforestasi (Penggundulan Hutan) dan banjir , semua butuh peliputan yang mendalam.

Bukan sekadar laporan kejadian. Pers bukan musuh pemerintah, bukan juga corong penguasa. Pers adalah pengawas. pengingat dan kadang menjadi suara terakhir bagi warga yang merasa tidak didengar. Hari ini, 3 Mei 2026, mari kita ingat, kebebasan pers bukan hadiah. Ia adalah tanggungjawab yang harus dijaga bersama oleh jurnalis, oleh pemerintah, dan oleh publik.

“Semoga Tetap Konsisten Menjadi Mata dan Telinga Masyarakat”

Admin

Recent Posts

DPW dan DPC APRI se-Kalteng Dikukuhkan, Wujudkan Tambang Rakyat Legal dan Berkelanjutan

PALANGKA RAYA, ProBorneo.id – Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta Dewan Pimpinan Cabang…

17 jam ago

Digerebek di Lanpasa, Satresnarkoba Polres Seruyan Amankan 2 Terduga Pengedar Sabu

SERUYAN, ProBorneo.id – Satresnarkoba Polres Seruyan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Dua terduga pelaku pengedar…

3 hari ago

Permudah Warga, Satlantas Polres Seruyan Gelar Samsat Keliling di Desa Bangkal

SERUYAN, ProBorneo.id – Satuan Lalu Lintas Polres Seruyan kembali menggelar pelayanan Samsat Keliling untuk mendekatkan…

3 hari ago

Pemdes Terawan Gelar Majelis Ta’lim dan Haul Guru Kapuh, Hadirkan Guru Yanor dari Kalua

SERUYAN, ProBorneo.id – Pemerintah Desa Terawan bekerjasama dengan Koperasi Maju Jaya Terawan serta warga setempat…

4 hari ago

Target Operasi Tertangkap! Sabu 25,23 Gram Dibongkar dari Celana Hingga Bagasi Innova

SERUYAN, ProBorneo.id – Upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Seruyan kembali membuahkan hasil. Satresnarkoba Polres Seruyan…

4 hari ago

Amin Alim Menang Telak di Pilkades Desa Mekar Indah dengan 45,22% Suara

SERUYAN, ProBorneo.id – Warga Desa Mekar Indah, Kecamatan Seruyan Hilir Timur telah menentukan pilihan. Dalam…

5 hari ago