Berita

Harga TBS Sawit Turun Drastis, Petani Keluhkan Pendapatan Menurun

SERUYAN, ProBorneo.id – Petani sawit mengeluhkan turunnya harga jual Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dalam beberapa hari terakhir. Penurunan harga tersebut cukup memberatkan para petani, terutama bagi mereka yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari hasil panen sawit.

Menurut salah seorang petani sawit dari Kota Besi, Ali mengatakan, harga buah sawit yang sebelumnya mencapai Rp3.390 per kilogram kini turun drastis menjadi Rp2.520 per kilogram. Saat ditanya buah kelapa sawit miliknya dijual ke mana, Ali mengaku hasil panennya dijual ke PT Agro Indomas.

“Beberapa hari lalu harga masih Rp3.390, sekarang turun jadi Rp2.520. Tentu ini sangat terasa bagi kami para petani,” ujarnya, kepada media ProBorneo.id saat mengisi BBM di Jalan Jenderal Sudirman KM 65,  Jum’at (22/5).

Ia berharap pihak pemerintah maupun pihak perusahaan dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut, sehingga harga TBS sawit bisa kembali stabil dan tidak terus mengalami penurunan yang merugikan petani.

Ali menambahkan, turunnya harga TBS sawit juga berdampak pada menurunnya pendapatan petani di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat. Selain biaya perawatan kebun, para petani juga harus mengeluarkan biaya angkut dan upah pekerja yang tidak sedikit.

Sejumlah petani lainnya di wilayah Seruyan juga mengaku berharap adanya transparansi informasi terkait penetapan harga sawit, sehingga petani dapat mengetahui penyebab turunnya harga di tingkat pabrik. Mereka berharap harga sawit dapat kembali membaik agar perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor perkebunan tetap stabil.

Admin

Recent Posts

Pemkab Seruyan Fasilitasi Pertemuan Warga Desa Bangkal Terkait Program FPKMS Yang Ditawarkan Oleh PT. BAP

SERUYAN, ProBorneo.id – Pemerintah Kabupaten Seruyan bergerak cepat untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat Desa Bangkal…

20 jam ago

Akibat Ban Pecah, Truk Bermuatan 10 Ton Buah Sawit Masuk Parit di KM 66 Desa Bangkal

SERUYAN, ProBorneo.id – Sebuah truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit masuk parit di…

21 jam ago

Aliansi Masyarakat Rungau Raya Menggugat, Ultimatum 3 Hari Buat Pemda Seruyan

SERUYAN, ProBorneo.id - Aliansi Masyarakat Suku Dayak Rungau Raya Menggugat bersama mitra kerja perkebunan dan…

2 hari ago

Anggota DPRD Seruyan Soroti Aktivitas Bansaw di Tumbang Hentas, Perizinan Dipertanyakan?

KUALA PEMBUANG, ProBorneo.id – Anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Kuling, menyoroti…

4 hari ago

Bupati Seruyan: Perusahaan Menyampaikan Pada Saat Demo Masih 17 Hari Kerugian Perusahaan Sudah 400 Miliar

SERUYAN, ProBorneo.id - Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda akhirnya angkat bicara di tengah aksi demonstrasi warga…

4 hari ago

Temui Pendemo, Gubernur Agustiar Sabran: Jika Perusahaan Ingkar, Saya Siap Tidur di Tenda Bersama Masyarakat

SERUYAN, ProBorneo.id – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turun langsung menemui ribuan warga Desa Bangkal…

4 hari ago