Berita Utama

Gubernur dan Bupati Harus Tegas, Perusahaan Sawit Abaikan Kewajiban Plasma 20% Dicabut Izinnya

 

SERUYAN, ProBorneo.id – Masyarakatl mendesak pemerintah provinsi dan pemerintah daerah untuk bertindak tegas terhadap perusahaan perkebunan kelapa sawit yang mengabaikan kewajiban fasilitasi kebun masyarakat atau plasma 20 persen.

‎Berdasarkan aturan yang berlaku, yakni PP No. 26 Tahun 2021 dan PP No. 18 Tahun 2021, perusahaan yang tidak merealisasikan kewajiban plasma minimal 20% dapat dikenakan sanksi bertahap, mulai dari denda, penghentian sementara kegiatan usaha, hingga pencabutan izin.

‎Desakan itu disuarakan Sapriyadi, S.H., warga Bangkal. Ia meminta Gubernur Kalimantan Tengah dan Bupati Seruyan tidak tinggal diam melihat pelanggaran yang terus terjadi di lapangan.

‎”Bagi kami, perusahaan yang masuk di Bumi Kalimantan Tengah ini wajib taat aturan,” tegas Sapriyadi, Sabtu (17/10/2026).

‎Menurutnya, sangat tidak masuk akal jika investor dari luar negeri berinvestasi di daerah namun justru mengatur dan tidak melaksanakan kewajibannya kepada masyarakat sekitar.

‎Ia pun meminta Bupati Seruyan mencontoh keberanian Bupati Gunung Mas yang dengan gagah berani menghentikan operasional perusahaan yang melanggar.

“Terbukti yang disuarakan masyarakat bahwa hidup kita masih dijajah oleh investor, padahal kita yang punya wilayah,” pungkasnya.

Admin

Recent Posts

Jeritan Bardin Pedagang Es Doger: Bahan Baku Naik, Harga Jual Tak Bisa Naik

  SERUYAN, ProBorneo.id - Seorang pedagang keliling menyampaikan keluhan pilu terkait harga bahan pokok yang…

18 jam ago

Simpan Sabu di Bawah Jok Mobil, Pengedar di Desa Paren Danau Sembuluh Dibekuk

SERUYAN, ProBorneo.id - Penyelidikan intensif Satresnarkoba Polres Seruyan berbuah hasil. Seorang terduga pengedar narkotika jenis…

2 hari ago

Polda Kalteng Lakukan Studi Kelayakan Pembentukan Dua Polsek Baru di Wilayah Hukum Polres Seruyan

SERUYAN, ProBorneo.id - Tim Biro Perencanaan dan Anggaran (Rena) Polda Kalimantan Tengah melakukan studi kelayakan…

2 hari ago

Subani: Menteri Kehutanan Cuma Numpang Selfie di Tengah Bencana, Menteri Terburuk Sepanjang Sejarah

SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, melontarkan kritik pedas terhadap…

3 hari ago

DPRD Seruyan Tagih Bantuan Pusat: Janagn Biarkan Kami Berjuang Sendiri Lawan Karhutla

SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, mempertanyakan sikap pemerintah…

3 hari ago

SDN 3 Bangkal Akui Salah Komunikasi, Akhirnya Pulangkan Murid Lebih Awal Karena Asap Pekat

SERUYAN, ProBorneo.id - Kabut asap pekat yang masih menyelimuti wilayah Seruyan Raya, khususnya di Desa…

5 hari ago