Categories: Headline

Diduga Diracun, Ribuan Ikan Mati di Sungai Purun Desa Terawan

ProBorneo.id. – Ribuan ikan air tawar di aliran Sungai Purun Desa Terawan, Kecamatan Seruyan Raya mati mendadak. Kematian diduga ikan keracunan akibat ulah orang tak bertanggungjawab.

Pemdes Terawan mendapat informasi dari masyarakat, kematian ikan tersebut terjadi sejak Minggu (27/7). Matinya ikan di aliran anak sungai di Purun ini sempat mengejutkan masyarakat. Bahkan sampai pihak Pemdes dan pihak Kecamatan turun kelapangan, Senin (28/7) bangkai ikan itu masih terlihat mengambang di aliran sungai tersebut.

Penampakan ikan mati di Sungai Purun diduga akibat diracun. Foto: ist

Dalam hal ini, Kepala Desa Terawan Wahyudinor membenarkan atas kejadian matinya ikan di aliran sungai tersebut. Ia juga menyebutkan banyak ikan yang mati di aliran sungai diduga lantaran diracuni oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Masih mencari pelakunya, dan sembari memberikan sosialisasi kepada nelayan apabila menangkap ikan jangan dilakukan dengan cara meracun atau menyetrum karena tidakan tersebut melanggar hukum,’ katanya, Senin (28/7/2025).

Sementara itu, Anggota DPRD Seruyan, Subani ikut menanggapi terkait kematian ribuan ikan di aliran sungai di Rungau itu. Subani mengecam atas tindakan kejahatan merusak ekosistem air sungai tersebut.

“Kegiatan menangkap ikan yang merusak, merusak ekosistem dan kelestarian ikannya dan juga bisa merusak kesehatan yang mengkonsumsi. Kita berharap aparat penegak hukum bersikap tegas, sehingga memberikan efek jera bagi pelakunya,” kata Subani yang merupakan Ketua Fraksi PDI-P itu kepada ProBorneo.id.

Admin

Recent Posts

Jeritan Bardin Pedagang Es Doger: Bahan Baku Naik, Harga Jual Tak Bisa Naik

  SERUYAN, ProBorneo.id - Seorang pedagang keliling menyampaikan keluhan pilu terkait harga bahan pokok yang…

9 jam ago

Simpan Sabu di Bawah Jok Mobil, Pengedar di Desa Paren Danau Sembuluh Dibekuk

SERUYAN, ProBorneo.id - Penyelidikan intensif Satresnarkoba Polres Seruyan berbuah hasil. Seorang terduga pengedar narkotika jenis…

1 hari ago

Polda Kalteng Lakukan Studi Kelayakan Pembentukan Dua Polsek Baru di Wilayah Hukum Polres Seruyan

SERUYAN, ProBorneo.id - Tim Biro Perencanaan dan Anggaran (Rena) Polda Kalimantan Tengah melakukan studi kelayakan…

1 hari ago

Subani: Menteri Kehutanan Cuma Numpang Selfie di Tengah Bencana, Menteri Terburuk Sepanjang Sejarah

SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, melontarkan kritik pedas terhadap…

2 hari ago

DPRD Seruyan Tagih Bantuan Pusat: Janagn Biarkan Kami Berjuang Sendiri Lawan Karhutla

SERUYAN, ProBorneo.id - Anggota DPRD Kabupaten Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, mempertanyakan sikap pemerintah…

2 hari ago

SDN 3 Bangkal Akui Salah Komunikasi, Akhirnya Pulangkan Murid Lebih Awal Karena Asap Pekat

SERUYAN, ProBorneo.id - Kabut asap pekat yang masih menyelimuti wilayah Seruyan Raya, khususnya di Desa…

5 hari ago