Berita

2 Pegawai BPS Jadi Korban “Teror” Monyet Liar Di Kuala Pembuang

SERUYAN, ProBorneo.id – Seekor monyet liar sempat meresahkan warga di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Hewan primata tersebut kerap mencuri jemuran, mengobrak-abrik dagangan, hingga mengejar warga dan membuat ketakutan.

Dari video yang beredar, dua wanita yang diketahui merupakan pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) di Kuala Pembuang menjadi korban kejaran monyet liar tesebut. Keduanya dikejutkan tiba-tiba  monyet liar  masuk ke area kantor dan berperilaku agresif mengejar dua pegawai tersebut.

“Kejadiannya cepat. Monyet itu tiba-tiba muncul dan membuat pegawai kami panik. Sebelumnya juga sudah banyak laporan warga soal ulah monyet ini,” ungkap salah satu staf BPS Seruyan, Selasa (5/5/2026).

Menurut keterangan warga sekitar, monyet liar itu sudah lama berkeliaran di permukiman. Selain mencuri pakaian di jemuran, hewan tersebut juga kerap masuk ke lapak pedagang pasar dan warung makan.

“Sering sekali jemuran hilang. Kalau ada makanan di warung, langsung diobrak-abrik. Kami takut karena monyetnya cukup besar dan berani,” kata Siti, warga Kuala Pembuang.

Keberadaan monyet liar yang semakin berani masuk ke fasilitas umum dan kantor pemerintahan membuat warga khawatir, terutama anak-anak dan perempuan.

Warga berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah segera turun tangan. Pasalnya, upaya pengusiran secara mandiri tidak membuahkan hasil dan dikhawatirkan membahayakan warga jika monyet melawan.

“Kalau dibiarkan, takutnya melukai orang. Kami minta BKSDA segera menangkap dan merelokasi monyet ini ke habitatnya,” pinta warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penanganan monyet liar yang sudah meresahkan warga Kuala Pembuang tersebut.

Admin

Recent Posts

PT HMBP 1 Best Group Salurkan Bantuan Sarpras Damkar untuk 3 Desa Binaan

SERUYAN, ProBorneo.id – PT Hamparan Masawit Bangun Persada 1 (HMBP 1) Best Group melalui program…

55 menit ago

Warga Bangkal Bertahan 16 Hari di Tenda, Minta Ketegasan Bupati Seruyan Soal Plasma 20 Persen

SERUYAN, ProBorneo.id – Warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan masih bertahan di tenda…

3 jam ago

Lahan Sengketa 1.607 Ha Ditetapkan Milik Warga, PT BAP Diperintah Kosongkan Lahan

KOTIM, ProBorneo.id – Sengketa lahan antara masyarakat Desa Sebabi dan Desa Bangkal dengan PT Binasawit…

1 hari ago

Dua Jenazah Ditemukan di Pesisir Seruyan, Diduga Korban KM Virgo Transport 8

SERUYAN, ProBorneo.id – Dua jenazah tanpa identitas ditemukan di kawasan pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan…

2 hari ago

Penanggung Jawab Resmi Hentikan Aksi Damai Masyarakat Desa Selunuk di PT BAP

SERUYAN, ProBorneo.id - Aksi damai masyarakat Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, resmi dihentikan.…

2 hari ago

Dampak Kabut Asap Karhutla, SDN 3 Bangkal Alihkan KBM Tatap Muka ke Daring

SERUYAN, ProBorneo.id - Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan…

4 hari ago